Lari Bertelanjang Kaki Itu Terbukti Sehat

on

Kebanyakan dari kita saat ini pasti akan menggunakan sepatu lari saat berjogging di pagi atau sore hari. Tapi kamu boleh juga lho sesekali berlari dengan telanjang kaki, alias tidak menggunakan alas kaki.

Sepatu lari pertama dikenalkan pada tahun 1960 dan siapa sangka ternyata sepatu kaki telah mengubah bagaimana tubuh manusia berjalan. Sepatu lari memaksa pelari untuk mendaratkan kaki bagian tumit sampai ujung kaki.

Saat melangkah dengan bertelanjang kaki, setiap langkah akan jatuh pada bagian bola dan langkan lateral, menyebarkan dampak ke seluruh bagiannya. Manusia telah menjalankan cara ini selama beberapa ratus ribu tahun, dan pra-manusia melakukannya untuk kemungkinan satu juta tahun sebelum ini.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature pada tahun 2010 menunjukkan bahwa berjalan dengan sepatu lari, bagian tumit sampai jari kaki akan mengirimkan daya kejut ke seluruh bagian kaki kita. Sedangkan hal ini tidak terjadi ketika kita bertelanjang kaki.

Jadi sesekali kamu boleh lho berlari tanpa sepatu larimu. Tapi pastikan juga lintasan lari kamu bebas dari sesuatu yang dapat melukai kaki, seperti batu dan pecahan kaca.

FITRI CHAERONI

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s